Resiko Bayi Berat Lahir Rendah terhadap Penurunan Kadar Bilirubin

POPPY FRANSISCA AMELIA, Isy Royhanaty, Diah Oktaviana

Abstract


Berat bayi adalah salah satu faktor yang dapat mempengaruhi Kadar Bilirubin menjadi tinggi. Pada Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR). Kadar Bilirubin tinggi disebabkan oleh kematangan organ yang belum maksimal, berkurang nya jumlah enzim yang diambil dan kenaikan bilirubin serum yang cenderung sama atau sedikit lebih lambat tetapi jangka waktunya lebih lama dari biasanya sehingga mengakibatkan Kadar Bilirubin meningkat.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi antara Berat Bayi Lahir dengan Kadar Bilirubin pada BBLR.Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dan studi retrospektif. Waktu Penelitian bulan Desember sampai bulan Juni 2018. Sampel Penelitian berjumlah 148 bayi, dan menggunakan data sekunder. Analisa menggunakan korelasi rank spearman. Hasil Penelitian didapatkan p-value 0,000 dengan korelasi rank spearman -0,601 yang artinya korelasi negatif yang menunjukkan kekuatan dalam kategori tinggi yaitu semakin rendah berat badannya maka semakin tinggi kadar bilirubinnya. Ada korelasi yang signifikan antara berat bayi lahir dengan kadar bilirubin.

 

Kata Kunci : Bayi Berat Lahir Rendah; Berat lahir; Kkadar Bilirubin.


Full Text:

PDF

References


Al Khadar A. (2010). Korelasi Nilai APGAR menit kelima dengan kadar transaminase seru pada BBL. Jurnal Sari Pediatri.

Anggraeni, Yetty. (2013). Hubungan antara Persalinan Prematur Dengan Hiperbilirubin pada neonatus, Tanjungkarang.

AY. Sutedjo. (2009). Buku Saku, Mengenal Penyakit Melalui Hasil Pemeriksaan Laboratorium, Amara Books, Yogyakarta.

Behrman, Richard et al. (2004). Immunophenotyping in leukimia and its diagnostic signifience. Medical Journal of Indonesia. Volume 13. Number 3 : July-September 2004.

Data Register Ruang Bougenville RSUD Sunan Kalijaga Demak.

Dewi, V.L.N. (2014). Asuhan Neonatus Bayi dan Anak Balita. Jakarta : EGC

Dinas Kesehatan Kabupaten Demak. (2012). Profil Dinas Kesehatan Kabupaten Demak. [Diakses dari http://dinkes.demakkab.go.id].

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah (2009). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. http://www.dinkesjatengprov.go.id/dokumen/profil/2009/profil2009br.pdf (diakses 30 Mei 2013).

Donna L. Wong, et all . (2008). Buku Ajar Keperawatan Pediatrik. Cetakan pertama Jakarta : EGC.

Hafizah & imelda. (2013). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Hiperbilirubinemia di Ruang NICU RSUD Zainal Abidin Banda Aceh.

Hardjono. (2003. Interpretasi Hasil Tes Laboratorium Diagnostik. Makasar. Lembaga Penerbitan Universitas Hasanudin.

Hidayat, A.A. (2002). Pengantar Dokumentasi Proses Keperawatan. Jakarta : EGC).

Hidayat. 2007. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.

Jitowiyono, S dan Weni Kristiyanasari. (2010). Asuhan Keperawatan Neonatus dan Anak. Jakarta. Nuha medika. Cetakan I.

Joyce, Marsha Weil, Emili Calhourn. (2011). Models of Teaching, Edisi 8. Yogyakarta:Pustaka Pelajar.

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2013). Riset Kesehatan Dasar. Jakarta : Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Manuaba. (2012). Pengantar kuliah obstetri. Jakarta : EGC

Nelson.(2010).Ilmu Kesehatan Anak Vol.2. Jakarta : EGC.

Nike.(2014). Manajemen Masalah Bayi Baru Lahir. Jakarta : EGC.

Notoadmojo.2012. Metodologi Penelitian Kesehatan, Edisi 2, Jakarta : Rina Cipta.

Nursalam.(2013). Konsep Penerapan Metode Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta : Salemba Medika.

Proverawati. (2010). Buku Asuhan Neonatus Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). Yogyakarta : Nuha Medika.

Putri, R.A dan Mexitalia, M. (2014). Faktor Resiko Hiperbilirubin pada neonatus. Medika hospitalia Med Hosp 2014 ; Vol 2 (2) :105-109.

Saputra, Reza Gusni. (2016). Perbedaan Kejadian Ikterus Neonatorum antara Bayi Prematur dan Bayi Cukup Bulan pada Bayi dengan Berat Lahir Rendah di RS PKU Muhammadiyah Surakarta.

Saryono &Ari Setiawan. (2011). Metode Penelitian Kebidanan DIII, DIV, SI, S2. Yogyakarta : Nuha Medika

Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta.

Wijayaningsih, K.S.(2013). Asuhan Keperawatan Anak. Jakarta : Trans Info Media.

Yaestin. (2017). Hubungan Berat Badan Lahir Rendah dengan kejadian Ikterus di PKU Muhammadiyah Yogyakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.34310/sjkb.v5i2.195

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Husada
Jl. Kompol R.Soekanto No.46, Central java, Semarang
phone. +6224-6724581
Fax. +6224-6724581
Email: jsmart.keb@gmail.com

Creative Commons License
Jurnal Smart Kebidanan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.