HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN PERILAKU MENARIK DIRI PADA PERAWAT WANITA

Tri Ismu Pujiyanto, Ns. Achmad Syaifudin, M.Kep, Laras Sri Sayekti

Abstract


Emosi merupakan kekuatan psikologis yang secara signifikan dapat mempengaruhi perilaku dan kinerja tenaga perawat dalam hal ini adalah perawat wanita. Selain sebagai perawat, ia juga berperan dalam keseharian di dalam keluarganya. Kemampuan beradaptasi dalam menjalankan aktivitas adalah penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dengan perilaku menarik diri pada perawat perempuan di RSUD Ungaran. Metode penelitian menggunakan metode penelitian korelasional dengan desain pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian sebanyak 78 responden dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling diperoleh sampel 65 responden perawat wanita. Hasil menunjukkan perawat wanita di RSUD Ungaran memiliki kecerdasan emosional yang baik (63,1%), dan tidak mengalami perilaku menarik diri (66,2%). P-value 0,000 < 0,05 menyatakan ada hubungan antara kecerdasan emosional dengan perilaku menarik diri. Kesimpulan : kemampuan adaptasi seseorang memiliki pengaruh dalam aktivitas sehari hari, dengan kecerdasan emosional yang baik perawat dituntut menjalankan kewajiban profesionalnya sebagai perawat dengan baik. Kata kunci: kecerdasan emosional; perilaku menarik diri; perawat wanita THE RELATION OF EMOTIONAL INTELLIGENCE AND SELF-ATTRACTIVE BEHAVIOR IN FEMALE NURSE ABSTRACT Emotion is a psychological force that can significantly influence the behavior and performance of nurses, in this case female nurses. In addition to being a nurse, they also play a role in daily life in their family. Adaptability to carry out activities is important. This research aim was to find out the link between emotional intelligence and self-attractive behavior in female nurses at Ungaran Hospital. This study used correlational research methods. The design of this study used a cross- sectional approach. The study's population of 78 respondents with purposive sampling techniques was obtained by 65 female nurse respondents. Female nurses at Ungaran Hospital are in good emotional intelligence (63.1%), and did not experience of self-attractive behavior (66.2%). P-value 0.000 <0.05 then it can be concluded that there is a meaningful relationship between emotional intelligence and the behavior of self-attractive. A person's adaptability has an influence in daily activities, with good emotional intelligence the nurse is required to carry out his professional duties as a nurse properly. Keywords: emotional intelligence; self-attractive behavior; female nurse

Full Text:

PDF

References


Goleman, D. (2004). Primal leadership: kepemimpinan

berdasarkan kecerdasan emosi. Gramedia

Pustaka Utama.

Greenhaus, J. H., & Beutell, N. J. (1985). Sources of

conflict between work and family roles. Academy

of Management Review, 10(1), 76–88.

Handayani, A., Afiatin, T., & Adiati, M. G. (2015). Studi

eksplorasi makna keseimbangan kerja keluarga

pada ibu bekerja. Prosiding Seminar Psikologi &

Kemanusiaan© 2015 Psychology Forum UMM. Huda, A. S. I., Prihatini, D., & Paramu, H. (2019).

Pengaruh Manajemen Konflik Peran Ganda,

Pelatihan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Terhadap Perawat Wanita (Studi Kasus di RSUD

BLAMBANGAN Banyuwangi). E-Journal Ekonomi

Bisnis Dan Akuntansi, 6(2), 181–185.

Mangkunegara, A. (2012). Evaluasi kinerja SDM.

Bandung: Refika Aditama. Marga, C. P. W., & Sintaasih, D. K. (2017). Pengaruh

Konflik Kerja-keluarga dan Stres terhadap

Physical Withdrawal Behaviour. Udayana

University.

Mulyasari, I. (2019). Pengaruh kecerdasan emosional

dan kompetensi terhadap kinerja pegawai. Journal

of Management Review, 2(2), 190–197.

Nofriyaldi, S., & Ratnaningsih, I. Z. (2020). Hubungan

antara kecerdasan spiritual dengan work-family

balance pada perawat wanita Ruang Rawat Inap

RS. X Semarang. Empati, 7(2), 633–639.

Nursalam. (2014). Managemen Keperawatan : Aplikadi

dalam Praktik Keperawatan Profesional. Salemba

Medika.

PPNI. (n.d.). UU No. 38 Tahun 2014. Rosiano, M. W., Hardjajani, T., & Yusuf, M. (2015).

Hubungan antara Kebutuhan Aktualisasi Diri

dengan Stres Kerja pada Perawat Wanita

Berperan Ganda di RSUP Dr. Soeradji

Tirtonegoro Klaten. Wacana, 7(1).

Sari, D. F. (n.d.). Pengaruh Konflik Peran Ganda

Terhadap Stres Kerja Pada Karyawan Wanita Di

Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Utara. Sim, K., Bujang, S., & Ahmad, R. (2009). Work-family

interface: The relationship between work-family

and religious support and its influence on job,

family and life satisfaction. Proceedings of

Business and Information Volume 6, Issue 1,

Suryalaga, Y. L. (2020). Hubungan konsep diri dengan

efikasi diri pada Pasien TB Paru di Wilayah Kerja

Puskesmas Wonosari. Jurnal Keperawatan

Profesional, 8(2), 69–81.

Susanto, K. (n.d.). Analisis Konflik Peran Ganda, Stres

Kerja Dan Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja

Dosen Wanita Di Fakultas Ekonomi Dan Bisnis

Universitas Jember. Tri Ismu Pujiyanto, S. H. (2020). Performance

enhancement of Nurse with Quality of nursing

work life model. International Journal of

Psychosocial Rehabilitation, 24(7), 7736–7743.

https://doi.org/https://doi.org/10.37200/IJPR/V24I7

/PR2700744erformance en. International Journal

of Psychosocial Rehabilitation, 24(7), 7736–7743.

https://doi.org/https://doi.org/10.37200/IJPR/V24I7

/PR2700744

Vaughan‐Johnston, T. I., & Jacobson, J. A. (2020).

Self‐efficacy Theory. The Wiley Encyclopedia of

Personality and Individual Differences: Models

and Theories, 375–379.

Yunita, S., & Fauziah, N. (2017). Hubungan antara

kecerdasan emosional dengan konflik peran

ganda pada Ibu yang bekerja di PT. Rajawali

Nusindo dan PT. PHAPROS TBK Jakarta. Undip




DOI: http://dx.doi.org/10.34310/jskp.v7i2.471

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Smart Keperawatan diterbitkan oleh STIKes Karya Husada Semarang ISSN 2301-6221, E-ISSN 2502-5236